Kios Buku Bekas di Pasar Cihapit Bandung

Ketika saya kecil kios buku bekas masih termasuk sering ada di setiap pasar bahkan di tempat-tempat strategis seperti perempatan jalan. Sayangnya saat ini jumlahnya makin menyusut, padahal di kios-kios buku bekas ini kita dapat membeli buku dengan harga murah dan layaknya berburu harta karun terkadang menemukan buku yang menarik atau bahkan diidamkan sejak lama dengan harga miring.

Saya masih ingat ketika kecil ibu saya baru mendapatkan gajinya dan membawa saya ke Gramedia yang baru membuka cabang di Palembang, saya merengek-rengek minta dibelikan banyak buku dan komik yang akhirnya cuma diakomodir satu buah komik saja. Untuk menghentikan rengekan saya, ibu saya membisikkan “harga buku di sini mahal, nanti Mama bawa kamu ke tempat yang kamu boleh beli banyak-banyak”. Saya hentikan rengekan saya dan pada minggu depannya ibu saya mengajak ke satu kios buku bekas di Pasar Lemabang, mata saya berbinar-binar ketika melihat tumpukan komik barat seperti Asterix, Lucky Luke, Bob Napi Badung dan komik-komik Hongkong yang laris kala itu seperti Tiger Wong dan Tapak Sakti. Kios buku ini berakhir menjadi tempat yang rutin saya dan ibu kunjungi, ketika saya semakin tahu mahalnya harga buku baru terasa sekali kios buku bekas di pasar bagaikan tempat ajaib.

Arief yang dibesarkan di Cimahi pernah bercerita ada satu pasar yang terkenal sebagai pasar loaknya Bandung yaitu Pasar Cihapit. Dulu ia sering berburu kaset Sega bekas di sana, menurutnya ada beberapa kios juga yang  menjual buku/komik bekas di sana.  Akhirnya ketika bulan Januari tahun kemarin saya ada pekerjaan di Kota Bandung, saya luangkan waktu untuk menyambangi Pasar Cihapit karena teringat kata-kata Arief tadi sekalian membuyarkan rasa penasaran.

Saya menyambangi Pasar Cihapit yang sesuai namanya terletak di Jalan Cipahit ini pada 30 Januari 2014, hari Kamis. Saya tidak begitu tertarik masuk ke dalam, karena setelah memutari daerah sekitarnya melihat ada satu kios buku bekas yang buka dan penuh dengan tumpukan buku lama. Lokasi Pasar Cihapit di Google Maps bisa dilihat di bagian akhir artikel ini.

Saya tidak melihat ada plang nama di kios ini, karena terlalu fokus dengan tumpukan buku yang ada saya cuma sibuk bertanya kepada penjaga kiosnya kira-kira di tumpukan mana buku dengan tema-tema yang saya minati seperti sastra dan sejarah. Penjaga kios cuma bisa mengira-ira dan tumpukan buku di dalam kiosnya sangat padat, rasanya bila ditelusuri satu per satu bisa memakan waktu berjam-jam.

DSCN3411

Tumpukan buku yang terlihat dari luar

DSCN3409

Sebagian tumpukan buku di bagian dalam

Akhirnya saya mencari-cari saja secara acak dan berhasil menemukan tiga buah buku yang saya anggap menarik yaitu David Copperfield karya Charles Dickens versi bahasa Inggris, Keluarga Gerilya karya Pram yang tampak terlalu baru kondisinya (mungkin bajakan, karena saya pernah melihat juga beredar di Senen) dan terakhir sebuah buku tentang Astronomi dalam bahasa Inggris yang diterbitkan oleh Pemerintah Uni Sovyet. Harga per buku setelah tawar menawar seingat saya di kisaran 15-30 ribu rupiah, persisnya saya sudah lupa tetapi tidak lebih dari seratus ribu rupiah untuk tiga buku tersebut.

DSCN3412

David Copperfield

Hasil pencarian di internet menyebutkan pemilik kios ini bernama Pak Robby, yang mengaku sudah cukup lama berjualan buku bekas.


Lokasi Pasar Cihapit

My location
Get Directions
profile-avatar Vicong
Menulis apapun yang dianggap menarik.

Respons

Ada 1 respons untuk “Kios Buku Bekas di Pasar Cihapit Bandung”.

  1. Kalo inget Cihapit, saya suka inget kaset Sega.. disitu kadang saya merasa sedih… heuheuheu 😀

Beri Respons